SPA bagi orang dewasa tentu bukan hal baru. Kegiatan itu banyak dijadikan agenda rutin para kaum hawa untuk memanjakan tubuh. Namun bagaimana dengan spa bayi atau baby spa seperti yang kini marak dilakukan para orang tua pada anak.

Bidan sekaligus terapis spa bayi di Klinik Krakatau, Bandar Lampung, Tia Erlia, menyebut spa bayi memiliki banyak manfaat dan kegunaan yang mendukung tumbuh kembang si kecil. Manfaat spa bayi, di antaranya mampu melancarkan peredaran darah, membantu relaksasi pada bayi, hingga meningkatkan nafsu makan dan kualitas tidur.



Selain itu bagian dari treatment spa bayi dengan mengajak anak berenang disebut dapat melatih sistem motorik, membantu melancarkan sistem pernapasan, serta memperkuat bagian otot dan tulang.

"Baby spa untuk berenang sebaiknya dilakukan minimal satu bulan sekali dengan waktu 10—15 menit. Upayakan sebelum menjalani treatment ini, bayi dalam keadaan kenyang dan tidak ngantuk sehingga tidak akan rewel," ujar Tia, awal pekan lalu.

Tia menjelaskan dalam spa bayi ada beberapa treatment yang akan dijalani seorang bayi, yaitu pemanasan atau jims, berenang (swim), dan pemijatan (massage). Untuk bisa menjalani spa, seorang bayi harus mempunyai berat minimal 5 kg. Dengan berat badan tersebut, kepala bayi sudah bisa tegak dan mampu menopang kepalanya menggunakan ban.

"Jadi kami lakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum berenang, yakni relaksasi otot supaya tidak keram pada saat berenang," kata terapis spa bayi yang telah mengantongi sertifikat itu.

Menurutnya, selama sesi pemanasan bayi akan diajak melakukan olahraga ringan, seperti mengayunkan tangan dan kaki layaknya gerakan mengayun sepeda hingga menempatkan tubuh bayi pada jims ball. "Posisi bayi ditengkurapkan di bola sehingga otomatis bayi melakukan gerakan tangan dan kaki yang bermanfaat untuk merangsang motorik," ujar Tia.

Hormon Bahagia

Tia menambahkan spa bayi biasanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam, mulai dari tahap body message, swim, hingga selesai. Untuk sesi pemijatan, hampir seluruh tubuh bayi akan dimanjakan dengan pijatan lembut, seperti pada bagian tangan, kaki, dan punggung.

Menurut dia, serangkaian treatment baby spa selain membuat bayi lebih rileks juga akan merasa nyaman dan bahagia.  "Tujuan dari semua treatment adalah untuk memunculkan hormon bahagia dan membuat tubuh terasa rileks," kata perempuan berhijab itu.

Tia menyarankan agar baby spa dilakukan sebelum bayi memasuki usia empat bulan. Sebab pada usia tersebut bayi dinilai belum memiliki rasa takut dan trauma.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR