BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Libur telah tiba, saatnya anak-anak mendapatkan kesempatan melakukan berbagai kegiatan menyenangkan untuk mengisi waktu liburnya. Orang tua perlu memanfaatkan masa liburan anak, tidak hanya untuk membangun kedekatan dengan si kecil, tetapi juga mengedukasi anak melalui berbagai kegiatan.
Kepala Taman Kanak-kanak Islam Terpadu Al-Amanah Labuhanratu, Bandar Lampung, Susanti mengatakan orang tua perlu menciptakan liburan berkualitas bersama anak. Tidak harus mengeluarkan biaya yang besar dengan berlibur ke luar kota, orang tua dapat menciptakan liburan seru dan edukatif secara sederhana.
"Orang tua perlu cerdas dalam memilih tempat berlibur anak. Pilihlah tempat wisata yang terjangkau tetapi mengedukasi, seperti taman wisata, kebun binatang, dan museum," kata Susanti, Kamis (21/12/2017).
Sebab saat mengisi liburan, anak tidak cukup hanya mendapatkan waktu senang-senang, tetapi harus mendapatkan pengalaman hingga pengetahuan baru. Seperti saat mengunjungi kawasan wisata edukasi Horty Park Lampung di Sabahbalau, Lampung Selatan.
Menurut Susanti, selain berlibur, anak juga dapat dikenalkan dengan aneka tumbuhan. Begitu juga ketika mengunjungi kebun binatang, anak akan mengenal keanekaragaman satwa, atau belajar tentang sejarah di museum.
"Saya rasa, liburan murah meriah juga tetap dapat menjadi liburan yang seru dan mendidik anak," kata dia.
Selain itu, menurut Susanti, orang tua perlu mencari alternatif tempat liburan lain, seperti mengunjungi pameran pembangunan yang saat ini sedang berlangsung di PKOR Way Halim, Bandar Lampung. Orang tua dapat mengenalkan kepada anak tentang informasi seputar daerah di Lampung melalui anjungan-anjungan setiap kabupaten/kota.
"Pokoknya masa liburan panjang harus dimanfaatkan. Selain membangun kedekatan emosional, liburan bersama anak juga merangsang kecerdasan kognitif saat menemui hal-hal baru," ujar Susanti.

Lakukan Rutinitas



Meski memasuki masa liburan, orang tua juga perlu tetap memantau kegiatan anak. Rutinitas yang selama ini diajarkan di sekolah juga perlu terus dilakukan selama liburan. Misalnya kegiatan mengaji atau menghafal surah-surah pendek, membaca doa, dan menjalankan ibadah yang selalu diajarkan di sekolah.
Menurut Susanti, orang tua dapat melakukannya, dalam berbagai kesempatan termasuk saat mengajak anak berlibur. "Misalnya saat di perjalanan, ajak anak-anak untuk menghafalkan surah-surah atau hadis, sehingga meskipun berlibur anak tetap melakukan rutinitas yang biasa mereka lakukan di sekolah," ujar dia.
Hal tersebut selain untuk melatih kemampuan anak, juga guna mengajarkan konsistensi dalam belajar. "Liburan bukan berarti berhenti belajar atau menjadikan anak bermalas-malasan."
Setelah masa liburan, anak diharapkan akan jauh lebih semangat untuk belajar, bukan sebaliknya malas atau enggan untuk melakukan rutinitas belajar karena terlena dengan masa liburannya.

 

loading...

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR