London (Lampost.co) -- Arsene Wenger secara mengejutkan memutuskan mundur sebagai pelatih Arsenal. Keputusan itu cukup mengherankan, karena tak pernah terbayangkan oleh pihak klub London Utara ini.

Seperti diketahui, pihak manajamen klub hanya mengetahui kalau Wenger berjanji akan mundur, jika penampilan Arsenal baik. Tapi, hal tersebut berbanding terbalik dengan apa yang dilakukan Wenger saat ini.

Arsenal dalam kondisi yang kurang baik. Meriam London terancam tak bisa tampil di Liga Champions 2018--2019 karena berada di posisi keenam. Sementara satu-satunya peluang Arsenal merebut gelar pada musim ini adalah Liga Europa.



"Keputusan itu harus terjadi di beberapa titik. Saya pikir klub tidak pernah lebih siap atas keputusan itu. Sekarang saatnya untuk melihat ke depan dan saya pikir kami bisa melakukannya dengan percaya diri," ujar Gazidis saat konferensi pers di Stadion Emirates, Sabtu 20 April.

“Arsene sering mengatakan tujuannya adalah untuk meninggalkan klub dalam posisi yang lebih baik daripada saat ini. Ya, kami berada di tempat yang lebih baik hari ini, daripada yang pernah kami bayangkan 22 tahun lalu," terangnya.

"Landasan dari klub ini tidak pernah lebih kuat dan ini memberi saya kepercayaan diri yang besar saat kami mulai memetakan arah dan jalur kami ke depan," tegas Gazidis.

Wenger mengakhiri kariernya sebagai pelatih Arsenal setelah 22 musim. Padahal kontraknya di Emirates Stadium masih menyisakan semusim lagi, yaitu pada akhir musim 2018--2019.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR