KOTABUMI (Lampost.co) -- Pemuda harus dapat mengambil peran strategis pada masa kemerdekaan saat ini. Sebab bila hanya mengandalkan yang tua sulit meraih kemerdekaan sesungguhnya seperti diamanatkan dalam pembukaan UUD 1945.

Dalam mewujudkan bangsa yang adil, sejahtera dan bermartabat. Hal itulah yang menjadi dasar pemikiran salah seorang tokoh pemuda di Kecamatan Abung Selatan, Siswanto Arifin dalam melihat kehidupan kaum muda yang lebih bersenang-senang dan hura-hura dibandingkan aktivitas positif.



"Sudah 73 tahun kita merdeka, saatnya yang muda-muda ini dapat berpartisipasi aktif. Mulai dari membangun dirinya sendiri, lingkungan, daerah sampai dengan negara dan bangsa. Sebab, kalau hanya mengandalkan yang tua tidak akan mungkin dapat merubah daerah yang kita cintai ini menjadi lebih baik lagi," kata dia, Jumat (17/8/2018).

Bicara soal peran strategis yang dapat diambil oleh pemuda, menurutnya aktivis masyarakat itu seperti masuk di organisasi Karang Taruna. Dimulai dari tingkat desa, kecamatan serta di kabupaten untuk masyarakat umum, terutama pemuda desa dan kecamatan. Selain dapat menambah pengetahuan dan relasi juga meningkatkan kesadaran untuk peduli terhadap sesama.

"Kalau ditingkatan sekolah atau perguruan tinggi, bisa diikuti organisasi siswa sekolah misal atau HMJ, BEM, dan pecinta alam (Mapala) dan lainnya. Karena disana kita didik untuk mengetahui seperti apa dunia luar dan tidak didapatkan dari pelajaran. Sikap dan mental jiwa kepemimpinan yang dapat berguna ketika kita selesai studi," ujarnya.

 

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR