TRADISI Kerajaan Mesir kuno adalah dengan mengawetkan mayat rajanya, bahkan mumi itu bisa ditemukan hingga kini. Namun, ada juga ditemukan mumi hewan termasuk kucing dan tikus. 

Na induh kik seno senangun adat ni tian, mak masalah (Na tidak tahu kalau itu memang adat istiadat mereka, tidak masalah). 



Kementerian Benda Antik Mesir mengumumkan penemuan terbaru sebuah makam berisi jasad manusia beserta sejumlah mumi hewan, termasuk kucing dan tikus. Tim ilmuwan meyakini makam ini berasal dari periode Ptolemaic sekitar lebih dari 2.000 tahun lalu. 

Seperti dikutip dari laman CNN, pintu masuk menuju makam itu ditemukan setelah polisi menangkap sebuah geng kriminal. Mereka berusaha menyelundupkan artefak dari wilayah perbukitan di Akhmim. 

Halok seno pati an tian sai disayang. Dang mikekh sai bakhih, wat-wat gawoh (Mungkin itu peliharaan mereka yang paling disayang. Jangan memikirkan yang lain, ada-ada saja).   

Setelah memeriksa lokasi penangkapan, polisi menyampaikan informasi ke Waziri dan tim arkeolog. Waziri pun kemudian melakukan ekskavasi makam.

Waziri meyakini makam itu adalah milik seorang petinggi Mesir kuno bernama Tutu dan istrinya, T-Cheret Isis. Nama didapat dari berbagai tulisan di dinding makam yang masih terjaga dengan baik.

Warna dinding di sebuah makam dengan dua ruangan itu juga terjaga dengan baik. Setelah diperiksa lebih mendalam, tim ekskavator meyakini makam itu pernah digunakan beberapa kali dalam periode tertentu.

 

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR