BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Ketua Majelis Adat Pekraman Provinsi Lampung I Ketut Seregig selaku pemimpin Adat Bali di Lampung, mengucapkan terima kasih kepada TNI-Polri yang telah berhasil mengamankan Pesta Demokrasi Pemilu Presiden, Legislatif dan DPD di Provinsi Lampung dengan aman dan damai. 
 
"Sebagai pemimpin adat Bali di Provinsi Lampung, saya mengajak kepada seluruh keluarga besar Majelis adat Pekraman dan seluruh Umat Hindu se-Provinsi Lampung, agar menjaga kerukunan di dalam lingkungan keluarga besar adat Bali di seluruh pelosok wilayah Lampung. Saya menghimbau agar selalu mengedepankan kehidupan yang toleran hormat menghormati dengan warga adat lain nya yang ada di Provinsi Lampung," ujar Ketut kepada Lampost.co, Jumat (19/4/2019). 
 
Ketut mengajak umat Hindu di Bali, mengumandangkan dalam hati sanubari yang terdalam ajaran toleransi agama Hindu, yakni tatwam asi 'aku adalah engkau dan engkau adalah aku' pada pelaksanaan pemilu 2019 ini. 
 
Ia menilai, perbedaan pilihan politik itu sudah biasa dalam demokrasi, tetapi perbedaan itu tidak boleh menghapus persaudaraan dan memutus tali persahabatan. 
 
"Jadikan perbedaan sebagai suatu keindahan, maka setiap orang yang memahami makna dari perbedaan itu, pada akhirnya akan senantiasa merasakan kebahagiaan lahiriah dan batiniah," kata Ketut yang juga berpangkat AKBP di Mapolda Lampung itu.
 
Dalam pesta demokrasi yang sudah berjalan dengan aman dan damai ini,  Ketut menghimbau, siapapun yang dinyatakan menjadi pemenang oleh KPU sebagai Presiden RI periode 2019-2024, maka itulah pemimpin pilihan rakyat, karena dalam proses demokrasi rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi. 
 
"Tugas rakyat sebagai pemilih sudah selesai, mari kita kembali melaksanakan kewajiban kita untuk bekerja dalam memenuhi kebutuhan kehidupan keluarga dan jangan lupa selalu berdoa agar Bangsa Indonesia selalu damai dan bahagia dalam bingkai NKRI," katanya. 
 

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR