KUALA LUMPUR (Lampost.co)--Parti Keadilan Rakyat (PKR) akan mengajukan laporan ke polisi atas sejumlah spanduk yang menyerukan pengunduran diri Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. Spanduk-spanduk ini terpasang di Kuala Lumpur.

Spanduk tersebut menyerukan pengunduran diri Mahathir dan berharap agar Anwar Ibrahim menggantikan dirinya menjadi PM.



"Saya percaya ini dilakukan oleh musuh politik Pakatan Harapan. Saya telah menginstruksikan anggota PKR untuk segera menurunkannya dan mengajukan laporan ke polisi," kata Direktur Komunikasi PKR Fahmi Fadzil, dikutip dari Channel News Asia, Kamis, 21 Februari 2019.
Menurut laporan sejumlah media Malaysia, beberapa spanduk juga terlihat di dekat Taman Permata, Kuala Lumpur. 

Sementara itu, partai oposisi, Parti Islam Se-Malaysia (PAS) telah mengklaim bahwa ada mosi tidak percaya terhadap Mahathir yang sedang direncanakan Partai Aksi Demokratik, yang juga anggota Pakatan Harapan. 

Partai Aksi Demokratik membantah tuduhan tersebut. Lim Guan Eng, sekretaris jenderal partai sekaligus menteri keuangan mengatakan bahwa seluruh anggota Pakatan Harapan memberikan dukungan penuh kepada kepemimpinan Mahathir.
Tuduhan ini juga dibantah oleh Anwar Ibrahim, yang disinyalir akan menggantikan Mahathir tahun depan, meski belum ada pernyataan resmi dari dirinya dan PKR.

T

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR