BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Mayang Fitriani (19), wanita yang mengalami kecelakaan di Lampu merah persimpangan, Jalan Soekarno Hatta, dan jalan Komarudin Rajabasa, pada Selasa (9/10/2018) malam merupakan mahasiswi Politeknik Negeri Lampung (Polinela).

Kepada Lampost.co Humas Polinela Teguh Budi Tristanto mengatakan, Mayang merupakan mahasiswa semester IV,  program studi agribisnis. Almarhum merupakan warga dusun Sukamaju, Desa Pagar Bukit, Bengkunat, Pesisir Barat.



"Almarhum merupakan, mahasiswi beasiswa pemerintah Provinsi Lampung," ujarnya kepada Lampost.co, Rabu (10/10/2018).

Menurut teguh, Almarhum meninggal usai tertabrak dan terlindas truk, walau sempat dibawa ke RS Imanuel, Bandar Lampung. Sebelumnya, korban memang hendak ke kosan temannya, yang berada di sekitar jalan Kapten Abdul Haq.

"Sudah dapat kabar, tadi pagi almarhum sudah dikebumikan di kampungnya, kami seluruh civitas Polinela turut berdukacita cita," katanya.

Sementara Kasatlantas Polresta Bandar Lampung Kompol S. Nanda Mega mengatakan, Mayang yang menguntungkan sepeda motor BE 3630 BAN terlibat kecelakaan dengan truk volt diesel pengangkut rongsok dengan nomor polisi BE 9840 CP, yang dikemudikan Handoko.

"Supir sudah kami amankan, untuk diperiksa sebagai saksi, dan mendata kronologi kejadian," katanya.

Dari pemeriksaan sementara, menurut Nanda awalnya kedua kendaraan tersebut berjalan di jalan Soekarno Hatta, menuju persimpangan lampu merah. Saat korban  berbelok ke arah kanan, menuju pul Damri, Mayang menyenggol bagian ujung siku truk sampah tersebut.

"Jadi pas dari jalan Soekarno Hatta tersebut memang korban ditengah antara dua mobil, satu truk pickup yang dikemudikan Handoko, satu lagi mobil penumpang yang tak teridentifikasi," katanya.

Kejadian serupa pernah menimpa mahasiswa Polinela  bernama Aisiyah Sukmawati (21), pada Senin (29/01/2018) saat itu Aisiyah juga mengendarai sepeda motor Honda Beat Pop bernopol BE 3488 AU,  terlindas truk B 9491 KU tepat di atas underpass tak jauh dari Asrama Haji Rajabasa.

 

 

 

loading...

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR