BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Provinsi Lampung menggelar aksi massa di kampus setempat Jumat (28/12/2018). Aksi tersebut untuk menuntut Syaful Hamali oknum dosen Sosiologi Fakultas Ushuluddin UIN Raden Intan Lampung yang melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswinya.

Saiful Hamali tersebut diduga telah melakukan tindak asusila atau melakukan perbuatan tidak baik dan menyimpang dari aturan-aturan sebagai tenaga pendidikan kepada mahasiswa jurusan ushuluddin dan studi agama berinisial EP umur 21 tahun.



Koordinator lapangan (Korlap) aksi, Mansyur Effendi mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan pengaduan mengenai korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dosen Sosiologi UIN Raden Intan Lampung pada Senin (24/12/2018). Ia juga mengaku memiliki data dan bukti-bukti yang ada terkait menganai tindak pelecahan seksual sejak 2014.

"Menurut pengakuan korban. Korban dilecehkan pada Jumat (21/12/2018). Mukanya, dadanya dan pantatnya dipegang oleh oknum dosen tersebut," kata Mansyur yang juga tergabung dalam LBH Damar.

Sementara itu kakak korban pelecehan, Fredy (31) mengatakan bahwa dirinya tidak terima atas perbuatan dosen tersebut yang melecehkan adiknya. Ia meminta kepada universitas agar memecat dosen asusila tersebut.

"Adik saya dilecehkan. Saya menuntut agar dosen yang bersangkutan dipecat dan mempertanggungjawabkan perbuatan tesebut," katanya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama Aryad Sobbi Kesuma didampingi Wakil Dekan 1 Himyari Yusuf mengatakan pihaknya akan segera melakukan proses pengusutan.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR