JAKARTA (Lampost.co)--Tiga mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta tengah mengembangkan salep untuk mengobati luka penderita diabetes, yang terbuat dari bahan jahe merah.

Diabetes merupakan penyakit tidak menular yang berisiko tinggi. Tidak hanya memerlukan usaha ekstra dalam penyembuhannya, tetapi juga dapat mengurangi kualitas hidup penderitanya.  Sebab ketika penderita sampai mengalami luka, maka luka akan sulit mengering.



Untuk mengobati luka, biasanya penderita diabetes menggunakan antibiotik.  Namun, penggunaan antibiotik dalam jangka panjang juga bukan tanpa risiko.  Biasanya penggunaan antibiotik dalam jangka panjang dapat memicu resistensi bakteri.

Kondisi tersebut, mendorong tiga mahasiswa UGM untuk mencari solusi.  Ketiga mahasiswa itu adalah Erman Satya Nugraha, Dedy Setiawan, dan Dion Adiriesta Dewananda.

Mereka mencari alternatif obat untuk mengatasi infeksi Methicillin Resistant Staphylococcus Aureus (MRSA) pada luka diabetes, dengan meracik jahe merah sebagai bahan salep luka penderita diabetes.

Erman menyampaikan, ekstrak jahe merah mengandung berbagai senyawa aktif yang mampu membunuh bakteri. Senyawa tersebut antara lain flavonoid quersetin, flavonoid rutin, tanin, saponin, fenol, steroid dan alkaloid.

“Berbagai senyawa itu merupakan golongan senyawa yang bersifat bakterisidal kuat, dengan mekanisme agonis.  Seperti membuat pori pada dinding sel bakteri, menghambat enzim sintesis protein, merusak DNA (deoxyribo nucleic acid) serta inhibisi (hambatan bagi otot untuk bekerja) kereaktifan membran sel,” kata Erman, dalam siaran persnya, di Jakarta, Senin (27/8/2018).

Selain itu, kandungan senyawa fenol, imbuhnya, dapat berperan dalam vasodilatasi, dan pembentukan pembuluh darah baru yang membantu kesembuhan jaringan luka.  Dalam praktiknya, mereka mengolah jahe merah yang banyak tersedia di alam Indonesia menjadi salep jahe merah.

Selanjutnya, diujikan pada hewan coba, yakni tikus selama 15 hari.  “Hasilnya, salep jahe merah terbukti mampu mempercepat kesembuhan luka diabetes yang terinfeksi MRSA, dibandingkan dengan salep antibiotik komersial,” ungkapnya.

Ketiga mahasiswa muda ini berharap, penggunaan salep jahe merah dapat mencegah timbulnya resistensi bakteri. Selain itu, bisa menjadi obat alternatif untuk menyembuhkan luka penderita diabetes.
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR