BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung Brigjen Pol Tagam Sinaga, angkat bicara terkait 4 mahasiswa yang ditangkap akibat penyalahgunaan narkoba jenis tembakau gorila. 
 
Lampung berada di urutan ke 3 Sumatera dan 8 Nasional angka prevalensi Pengguna Narkoba yang mencapai sekitar 128 ribu orang pada usia 10-59 tahun. 
 
"Kampus harus tegas memberantas narkoba, terutama di kalangan mahasiswa. Selama ini belum pernah ada kan test urine dadakan di kampus, melibatkan BNN," ujar Tagam kepada Lampung Post, Kamis (18/7/2019). 
 
Menurutnya, belum ada kampus di Lampung yang berkomitmen memberantas narkoba, kecuali Itera yang telah melaksanakan test urine ke Mahasiswa yang melibatkan BNN. Sedangkan Kampus UBL sebenarnya juga sudah mendukung peredaran narkoba, dengan membentuk Organisasi anti Narkoba yakni Oman, dan juga bentuk satgas anti narkoba. 
 
"Kalau UBL kan sudah ada Oman bentuk satgas dan sosialisasi, cuma test urine baru ditingkatan pegawai, mahasiswa belum, makanya kita Harap kampus lain juga kooperatif," katanya. 
 
Disinggung soal penangkapan tiga mahasiswa UBL dan satu Mahasiswa Unila, bisa saja pihak aparat melakukan assement rehabilitasi ke Tim assement terpadu (TAT), karena pemakai sejatinya korban. 
 
"Kalau assessment belum kami terima, tapi selama mereka tidak terlibat jaringan, bisa di proses assessment, sesuai surat edaran Mahkamah Agung," katanya. 
 

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR