SUKADANA (Lampost.co)--Sejumlah Mahasiswa dan pelajar berprestasi berhasil sabet gelar juara pada Festival Inovasi dan Teknologi (Invotek) yang digelar Pemkab Lamtim, Kamis (30/8/2018).

Pada festival yang digelar di gedung Islamic Centre Desa Muara Jaya, Kecamatan Sukadana itu, Bambang Suhada dari Dewan Riset Daerah Kabupaten Lampung Timur, Subandi dari Institut Agama Islam Ma’Arif NU Metro, Achmad Zoelkarnaen dari Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Lampung, serta Wijanarko dan Agusrina Syaka dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Lampung Timur. 



Bupati Lamtim Chusnunia Chalim juga hadir memeriahkan acara tersebut. Bahkan dia juga bernyanyi bersama Yossy peserta Liga Dangdut Indonesia generasi pertama asal Lampung Timur dan Vellycious. Selain itu, Chusnunia juga menyempatkan diri untuk mengunjungi stand pameran di ajang Inovasi dan teknologi itu serta membagikan doorprize hadiah kepada para pemenang lomba. 

Festival Inovasi dan Teknologi Daerah ini merupakan kegiatan kompetisi lomba,  serta pameran yang bertemakan inovasi dan teknologi dengan format festival daerah dikoneksikan dengan seminar daerah yang dilaksanakan oleh Dewan Riset Daerah Kabupaten Lampung Timur.

Terdapat kategori lomba pada Festival Inovasi dan Teknologi Daerah kali ini diantaranya, Kategori Umum dan Mahasiswa, Kategori SMA SMK Sederajat serta Kategori SMP Sederajat. 

Sementara jumlah peserta sebanyak 66 peserta yang berasal dari Kabupaten Lampung Timur, Lampung Tengah, Metro dan Bandar Lampung.

Untuk kategori umum dan mahasiswa, keluar sebagai pemenang ialah Yudha Kusuma dan kawan-kawan asal Desa Rejo Katon Kecamatan Raman Utara dengan judul konservasi motif tapis Lampung sebagai relief batu hias dalam perspektif arsitektur.

Kemudian untuk kategori SMA / SMK sederajat, Putri Yuliana Sari dan kawan-kawan dari SMAN 1 Pasirsakti berhasil menjadi pemenang dengan judul Jeldabuk (Jeli Daun Simbukan) diverifikasi tanaman obat sebagai upaya peningkatan ekonomi kreatif masyarakat. 

Sedangkan pada kategori SMP sederajat diraih Anggun Puspita dan kawan-kawan dari SMPN 2 Pasir Sakti berhasil keluar sebagai pemenang dengan judul Kripik Pare Ahoy. 

Festival Inovasi dan Teknologi Daerah kali ini dibagikan pula beberapa penghargaan khusus yakni, Alan Dwiki Jaya dkk dari SMAN 1 Bandar Sribhowono sebagai Most Motivated,  Qoriatul Hayati sebagai Most Social Innovative, Indah Setawati dan Bayu Permadi sebagai Most Enviromental Innovative, Hesti Tusiana dkk sebagai Most Inspiring Innovative, Muh. Puwahid sebagai Most Innovative, Eva Andriani sebagai Most Creative serta Lucas dkk asal SMK Mitra Bhakti Bandar Sribhawono sebagai Pemenang favorit dengan judul Miss Bingluh (manisan belimbing wuluh). 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR