BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Persentase kelulusan siswa SMA/SMK di Lampung menjadi standar ukuran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung dalam menentukan kebijakan pendidikan.

Kepala Disdikbud Lampung Sulpakar kepada Lampost.co, Rabu (2/5/2018) usai mengikuti pelepasan siswa Yayasan Pendidikan Perintis di Balai Krakatau Bandar Lampung mengatakan, pelaksanaan ujian yang diselenggarakan sekolah beberapa waktu lalu merupakan kesempatan pihaknya untuk mengevaluasi dan mengukur keberhasilan sekolah.



Kendati ujian nasional bukanlah sebagai penentu kelulusan siswa, tetapi menurutnya kelulusan yang ditetapkan masing-masing satuan pendidikan adalah salah satu indikator pemerintah daerah untuk meningkatkan mutu pendidikan di Lampung menjadi lebih baik.

“Berapapun nilai yang muncul pada kelulusan siswa tahun ini adalah hasil karya siswa itu sendiri dan bukan karena bantuan orang lain. Setelah diketahui semua, barulan nanti dilakukan evaluasi untuk menentukan kebijakan baru guna meningkatkan kualitas pendidikan,” ujar dia.

Tidak sekedar lulusan menjadi target evaluasi dalam mengembangkan mutu pendidikan di Lampung, tetapi menurutnya tolak ukur lain adalah melihat keberhasilan siswa yang dapat diterima disejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

“Setiap siswa yang dapat diterima di perguruan tinggi pilihannya adalah bagian dari evaluasi kami. Evaluasi ini dapat dirumuskan agar lulusan siswa ditahun mendatang lebih baik dari tahun sebelumnya,” kata dia.

 

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR