SUKADANA (Lampost.co) -- Luas tanaman padi yang mengalami puso akibat terendam banjir di Lampung Timur (Lamtim) terus bertambah. Jika pekan lalu luas lahan sawah yang puso mencapai 750 hektare, pada Selasa (13/3/2018) bertambah menjadi 1.946 hektare (ha).

Kasi Perlindungan Tanaman pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) Lamtim, Hadi Makrum, mengatakan musim hujan saat ini terhitung sangat ekstrim. Sebab, intensitas curah hujan sangat tinggi yang turun setiap hari baik pagi, siang atau malam.



Akibatnya, kata dia, saluran sungai maupun irigasi teknis tidak sanggup menampung air hujan sehingga meluap. Luapan air sungai dan saluran irigasi tersebut kemudian masuk ke lahan sawah dan merendam ribuan hektare tanaman padi pada 12 kecamatan di Lamtim.

Tanaman padi tersebut terendam selama berhari-hari sehingga tanaman padi yang terendam banjir itu mengalami puso. Adapun lahan tanaman padi yang mengalami puso itu berada di Kecamatan Sukadana (476 ha), Matarambaru (357 ha), Jabung (330 ha). Kemudian di Kecamatan Braja Selebah (303 ha), Waybungur (169 ha), Margatiga (110 ha), dan selebihnya tersebar di enam kecamatan lainnya.

Hadi mengatakan prediksi luas tanaman padi puso di Lamtim akan terus bertambah, mengingat masih tingginya intensitas curah hujan sampai saat ini.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR