LAMPUNG POST | lampost.co logo

STREAMING RADIO SAI 100 FM



LAMPUNG POST | LSM dan Kontraktor Berharap pada Plt. Bupati Lampura
Plt. Bupati Lampung Utara, Sri Widodo. (Foto:Dok.Lampost.co)

LSM dan Kontraktor Berharap pada Plt. Bupati Lampura

KOTABUMI (Lampost.co)--Masyarakat Kabupaten Lampung Utara menaruh asa besar kepada Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampura, Sri Widodo. Guna meningkatkan pembangunan di segala aspek kehidupan masyarakat, khususnya dapat merampungkan kegiatan yang belum terselesaikan pada pemerintahan sebelumnya.
"Jadi Plt Bupati untuk saat ini, bukan hanya bersantai dalam masa kepemimpinan tidak lebih dari empat bulan ini. Melainkan tanggung jawab menyelesaikan segala kegiatan yang sempat tertunda sebelumnya, "Ketua LBH Awalindo, Samsi Eka Putra, Selasa (13/2/2018) petang.

Menurutnya, Plt. Bupati Lampura yang baru saja dilantik itu punya peran besar bagi masyarakat. Dalam memberikan solusi kongkret, menyelesaikan segala kegiatan yang membutuhkan solusi cepat di lapangan. Sebab, itu menyangkut hidup masyarakat.
"Seperti misalnya masalah keterlambatan pembayaran PHO kemarin, disini bukan hanya ada nasib kontraktor terabaikan melainkan banyak seperti  kuli bangunan, tukang sampai dengan toko material menantikan itu. Karena dari situlah para kontraktor akan membayarnya, kalau saat ini bagaimana mau membayar nasibnya belum jelas, "kata dia.
Ia juga berharap kepada pejabat pelaksana bupati Lampura itu untuk mengkondisikan jajarannya, dalam hal ini ASN agar berlaku netral dalam tahun politik ini, dan bila ada yang melanggar diberikan sangsi tegas.

"Kami minta dicopot, bila ada yang terbukti melakukan sikap tidak netral dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada pilkada serentak tahun ini. Karena sudah jelas aturannya, kalau ASN harus bersikap netral," ujarnya.
Hal senada dikatakan oleh Said, kontraktor di Lampung Utara, yang berharap agar Plt. Bupati dapat menjalankan tugasnya, termasuk dalam pembayaran proyek pekerjaan. Menurutnya, saat ini masyarakat yang terlibat dalam pengerjaan rekanan ikut merasakan kegalauan dalam diri. Sebab, pengerjaan telah lama selesai, namun belum juga diberikan haknya.
"Itu yang menjadi perhatian kami, khusus kuli bangunan yang ikut dalam pekerjaan. Keluarga mereka pasti berharap banyak, tapi bagaimana kalau belum ada realisasi sampai sekarang. Kami hanya bisa mengelus dada kalau demikian," kata Said.
 

LAMPUNG POST

BAGIKAN

Comments
TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv