BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kepala Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IA Rajabasa, Bandar Lampung Sujonggo berkomitmen untuk melakukan pembersihan terkait adanya dugaan pengendalian peredaran narkoba dan penggunaan alat komunikasi, yang diduga masih terjadi di LP Rajabasa.

Upaya tersebut juga dilakukannya usai mendapatkan informasi terkait adanya salah satu narapidana berinsial OR yang menjadi pengontrol ribuan ekstasi milik seorang berinisial L yang berada di LP Cipinang, usai tertangkapnya Rizki Andika (27) warga Desa Sindangsari, Kecamatan Tanjungbintang, Lampung Selatan pada Selasa (7/5/2018), di sebuah rumah yang terletak di Jalan Nuri, Pengajaran, Telukbetung Utara sekitar pukul 21.00 yang merupakan pengedar ekstasi dengan barang bukti 1.500 butir ekstasi.



"Saya memang belum lama di sini. Makanya saya berkomitmen akan melakukan bersih-bersih," ujarnya kepada Lampost.co, Minggu (3/6/2018).

Karena pihaknya sudah berkoordinasi dengan BNNP Lampung maupun Ditresnarkoba Polda Lampung, guna melakukan gelar sidak hingga tes urine kepada 1.081 narapidana dan 4 tahanan yang berada di dalam LP tersebut. Apakah memang ada peredaran/pengendalian narkoba maupun alat komunikasi.

"Saya sudah menyurati kantor Kanwil Kemenkumham dan Ditresnarkoba Polda Lampung, kita akan adakan sidak di lingkungan lapas. Waktunya saya rahasiakan, tapi pengawasan terus kita galakan secara isidentil. Memang masih ada saja celah-celah, bisa dari orang besuk, makanya kita tingkatkan lagi," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR