GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Sistem loket pada pelayanan di Disdikbud Lampung Tengah dinilai efektif menekan praktik-praktik pungutan liar (pungli).

Hal ini disampaikan Kadisdikbud Lamteng Syarif Khusen, Kamis (11/4/2019). Menurut Syarif, diantara tujuan diberlakukannya sistem loket adalah untuk menekan praktek-praktek pungli.



"Kalau katanya ada isu-isu bahwa setiap ada yang ngurus berkas harus ngasih. Nah, sistem loket ini, satu pintu, jadi menekan itu. Tidak bisa lagi," kata dia.

Selain terkait praktek-praktek pungli, menurut Syarif, pemberlakuan loket juga untuk memenuhi standar pelayanan publik berdasarkan penilaian ombudsman

Dua pekan terakhir Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah memberlakukan sistem loket (satu pintu) untuk melayani segala bentuk permohonan atau urusan para pegawai yang berkaitan dengan dinas tersebut.

 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR