KALIANDA (Lampost.co) -- Pemerintah Kecamatan Palas, Lampung Selatan, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) lokasi usaha pembuatan arang dari tempurung kelapa di Dusun Susukan, Desa Sukaraja, Lampung Selatan, Selasa (15/5/2018). Sidak itu untuk memastikan keluhan masyarakat terhadap dampak dari asap pembuatan arang tersebut.

Camat Palas, Rika Wati yang diwakili Sekretaris Camat Palas, R. Darmawan mengatakan dalam sidak itu pihaknya mendapatkan sejumlah pekerja sedang melakukan proses pembuatan arang. Sayangnya, dalam sidak itu pihaknya tidak bisa bertemu langsung dengan pemilik usaha pembuatan arang tersebut.



"Kami ingin memastikan usaha pembuatan arang itu mengganggu masyarakat. Sebab, dari keluhan warga asap yang diduga berasal dari usaha pembuatan arang itu. Akibatnya kesehatan warga terganggu," kata dia, Selasa (15/5/2018).

Disamping itu, kata Darmawan, pihaknya meminta pemilik usaha agar segera memperbaiki usaha pembuatan arang tersebut agar tidak berdampak dengan masyarakat sekitar. Kemudian, pemilik usaha pembuatan arang agar dapat melengkapi izin lingkungan.

"Kami berharap tidak ada gejolak. Untuk itu, kami minta pemiliknya semua diperbaiki. Termasuk izin usaha dan lingkungannya. Kalau memang semua itu tidak diindahkan, terpaksa kami akan tutup usaha pembuatan arang itu," kata dia yang diamini Kasubag Umum Kantor Camat Palas, Septa Oksal Gunawan.

Sementara itu, Pemilik Usaha Pembuatan Arang, Yuyut mengatakan pihaknya akan membenahi semua yang telah disarankan dari Pemerintahan Kecamatan Palas. Bahkan, secepatnya pihaknya akan membuat surat izin usaha dan lingkungan. "Ya, secepatnya kami perbaiki," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR