JAKARTA (Lampost.co)--Memenuhi kebutuhan hiburan musik di Jakarta, Citilive Event melalui Livespace menyediakan ruang khusus untuk acara konser sekaligus ruang serbaguna. Kapasitas ruang ditafsir sebanyak 2.500 orang.
Fasilitas yang ditawarkan berupa LED Screen berukuran horizontal 4x10 meter, tata suara dengan kapasitas daya 4.000 watt, perlengkapan tata cahaya, perlengkapan alat musik, serta layanan katering.
Fauzan Allolangi selaku Event Director Livespace menceritakan awal mula terbentuknya Livespace.
"Livespace idenya sangat singkat sekitar sebulan lalu, renovasi baru seminggu lalu, tapi kebutuhan EO (Event Organizer) terhadap suatu tempat untuk berkarya sangat tinggi," paparnya dalam jumpa media di Livespace kawasan SCBD, Jakarta, Jumat (27/7/2018).
Peluncuran Livespace diharapkan dapat mewadahi para insan kreatif yang ingin berkarya.
Hingga saat ini, venue Livespace telah dipesan penuh (jadwal akhir pekan) oleh berbagai EO hingga Desember 2018. Untuk hari kerja masih tersedia."Sampai Desember sudah terisi," papar Fauzan.

Livespace menempati tempat The Foundry terdahulu, tepatnya kawasan SCBD Lot 8, Jakarta Selatan. Pembukaan diadakan pada Jumat, 27 Juli 2018. Beberapa penampil pembuka antara lain Slank. Kemudian pembukaan berlanjut pada Sabtu, 28 Juli 2018 menghadirkan para rapper Iwa K, Saykoji, NEO, Ramengvrl dan Sweet Martabak.



Yohanes Chrismanto Mantiri selaku Director Citilive Event memaparkan, Livespace dapat menjadi lokasi alternatif untuk menyelenggarakan acara terutama konser di Jakarta. "Semoga dapat menjadi salah satu tempat alternatif untuk menyelenggarakan berbagai acara di kota Metropolitan ini," paparnya.
Harga tiket dibandrol Rp300 ribu masing-masing untuk hari pertama dan kedua. Sementara paket dua hari dibandrol Rp500 ribu. 
 
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR