PANARAGAN (Lampost.co) -- Sejak 31 Agustus 2018 pelanggan PLN di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mendapat giliran pemadaman listrik hampir setiap hari. Kondisi ini selain berdampak kepada masyarakat luas, sejumlah pengusaha juga merasa di rugikan.

Beberapa tempat usaha di temui Lampost.co, Minggu (2/9/2018) mengaku mengalami kerugian. Mulai dari fotokopi, warnet serta tukang cukur rambut mengalami penurunan pendapatan akibat listrik yang padam.



Salah satu pemilik usaha fotokopi di simpang Siregar Tiyuh Tirtamakmur, Rahmad mengatakan akibat dari pemadaman listrik kemarin menyebabkan pendapatan usaha fotokopinya berkurang.

" Rugi lah, selain itu pemadaman tiba-tiba juga dapat merusakkan alat-alat kami," ujarnya.

Dirinya berharap kepada pihak PLN untuk dapat memberikan jadwal resmi pemadaman di wilayahnya agar dirinya dapat mengantisipasi sebelum perangkat elektronik seperti mesin fotokopi, komputer dan lainnya terhindar dari kerusakan.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR