GUNUNG SUGIH (Lampost.co)--Limbah dari puluhan rumah tangga di Kelurahan  Bandarjaya Barat dan Yukumjaya, Terbanggibesar, Lampung Tengah resmi dikelola secara modern menggunakan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). Hal ini menyusul peresmian IPAL Komunal di dua wilayah tersebut akhir pekan ini.

Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Bandarjaya Barat melalui ketuanya, Agus Sutari, mengatakan IPAL tersebut dibangun dengan dana sebesar Rp474 juta dari APBN.



"Untuk Bandarjaya Barat, ada 27 titik rumah tangga yang sudah bisa menggunakan IPAL itu," imbuh Agus.

Terkait pembangunan di wilayah Terbanggibesar, Camat Terbanggi Besar, Fathull Arifin mengatakan pada tahun 2018 lalu Pemkab telah mengucurkan dana Rp14 miliar untuk membangun Kecamatan Terbanggi Besar.
"Anggaran itu untuk pembuatan jalan rigid beton di wilayah Yukumjaya, Bandarjaya Barat, dan Bandarjaya Timur,"kata Fathul.

Selanjutbya pada 2019  ini, kelurahan akan mendapatkan dana kelurahan dari pusat sekitar Rp 2 miliar. Jumlah tersebut sebagai dana pembangunan infrastruktur dan akan dibantu dengan dana perimbangan dari APBD Lampung Tengah.

Rencananya setiap kelurahan mendapat Rp385 juta dari pusat dan Rp285 juta dari APBD Lamteng. "Untuk Terbanggibesar ada tiga kelurahan, yaitu Yukumjaya, Bandarjaya Barat dan Bandarjaya Timur," terangnya.

Peresmian IPAL dan MCK di Bandarjaya Barat dan Yukumjaya dilakukan oleh Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR