GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Pemerintah berencana mencetak sawah baru seluas kurang lebih 5.000 hektar di Kecamatan Bandar Mataram dan Bumi Nabung Lamteng. Hal ini membuktikan keseriusan pemerintah untuk memajukan pertanian.

Hal ini disampaikan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto saat mengukuhkan pengurus Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) di Punggur, Lamteng, Rabu (28/11/2018).



Menurut Loekman, pemerintah sangat serius memajukan pertanian. Sudah banyak bantuan yang diberikan selama 2018. Diantaranya lima traktor besar, 33 unit handtraktor, dan 13 pompa air. Selanjutnya, pemerintah juga berencana mencetak sawah baru seluas 5.000 hektar. Di Kecamatan Bandar Mataram 3.500 hektar dan 1.500 hektar di Kecamatan Bumi Nabung. "Pemerintah sangat serius menangani pertanian, perikanan dan peternakan," kata dia.

Menurut Bupati, pembinaan di bidang perikanan dan peternakan juga dilakukan di kampung-kampung. Ke depan, kesulitan pengadaan pakan ikan dan ternak harus mampu diatasi secara mandiri dengan kemampuan membuat pakan. "Banyak anggota KTNA yang memiliki skil. Tolong anggotanya dilatih agar lebih mumpuni," kata dia.

Loekman menambahkan di bidang peternakan akan mengembangkan budidaya bebek dengan menyiapkan 50 unit alat penetas telur.

"Silakan anggota KTNA mengajukan ke dinas terkait," ujar Loekman.

Kadis pertanian Rusmadi mengatakan pengukuhan KTNA sudah berjalan sejak tanggal 7 November 2018. "Kalau yang dilantik sekarang ada enam kecamatan , Punggur, Trimurjo, Seputih Agung, Kota Gajah, Seputihraman dan Gunungsugih," kata Rusmadi.

Ketua KTNA Lampung Tengah Supriyadi mengatakan anggota KTNA terdiri dari petani penakar benih padi, petani nanas, nelayan maupun petani padi. Anggotanya membentuk kelompok-kelompok dan per kelompok 20-30 orang.

"Beberapa kelompok tani diwadahi satu Gapoktan di tiap kampung," terangnya.

 

 

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR