KALIANDA (Lampost.co)--Petani di lima Kecamatan, Lampung Selatan,  bakal mendapat bantuan program metode penanaman padi Hazton dari Pemkab Lamsel. Bantuan ini diterapkan untuk meningkatkan hasil produksi padi petani. 
Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Lampung Selatan, Mugiono, mengatakan hasil penen yang melimpah merupakan harapan semua para petani. Untuk mencapai hal tersebut pada musim tanam gaduh 2018 petani di lima Kecamatan di Lamsel akan menerapakan metode penanaman padi Hazton.
"Kelima kecamatan itu, yakni Kecamatan Palas, Sragi, Candipuro, Rajabasa, dan Tanjung Bintang. Kelima Kecamatam itu akan mendapatkan bantuan program penanaman padi hazton," kata dia, Kamis (5/7/2018).
Menurutnya, petani yang mendapatkan bantuan program itu akan mendapatkan benih sebanyak 60 kilogram untuk luas lahan satu hektare. "Bukan hanya benih, tapi petani akan mendapatkan pupuk organik, pestisida organik dan herbisida organik dari mulai tanam hingga masa panen," ujarnya,
Mugiono menyebut padi Hazton merupakan metode penanaman padi yang pertama kali di daerah Kalimantan yang banyak memiliki lahan rawa.
"Padi Hazton atau sering disebut hasil berton-ton. Dimana, metode ini petama kali dikenalkan sejak tahun 2012 dan dilakukan di Kalimantan  yang memiliki lahan rawa. Melaui program bantuan dari Dinas Pertanian Provinsi ini akan di coba di lima Kecamatan," ujarnya.
Menurutnya, padi Hazton ini lebih tahan dari serangan hama seperti keong dan hama lainnya. Selain itu perawatannya juga sangat ramah lingkungan karena pupuk dan pestisida yang dipakai terbuat dari bahan oraganik. "Yang jelas, keunggulan utamanya adalah hasil produksi meningkat," katanya. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR