KOTABUMI (Lampost.co) -- Untuk mendorong pengembangan usaha dengan tujuan mencegah kerawanan pangan, sebanyak lima desa yang ditetapkan sebagai kawasan mandiri pangan di Kabupaten Lampung Utara mendapat bantuan pengembangan usaha.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Lampung Utara, Rendra Yusfie, di ruang kerjanya, Jumat (14/9/2018) mengatakan sebanyak lima desa yang ditetapkan sebagai kawasan mandiri pangan di Lampura, yakni Desa Cempaka, Cempaka Timur, Cempaka Barat, Negara Agung dan Sri Agung di Kecamatan Sungkai Jaya menerima bantuan pengembangan usaha pada program kawasan mandiri pangan yang bersumber dari APBN melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Propinsi Lampung tahun anggaran (TA) 2018.



Besarnya bantuan pengembangan usaha yang terbagi untuk lima desa yang ditetapkan sebagai kawasan mandiri pangan dengan tujuan mencegah terjadinya rawan pangan di wilayah yang dimungkinkan dapat terjadi bila pendapatan keluarga minim sebesar Rp50 juta.

"Tiap satu kelompok avinitas (kelompok usaha) dengan jumlah anggota 10 rumah tangga di tiap desanya, menerima bantuan Rp10 juta yang diperuntukkan guna menumbuhkan usaha produktif untuk menambah pendapatan bagi keluarga, terkait usaha yang dikelola, tergantung dari kesepakatan kelompok, misalnya ternak lele maupun kambing dan diharapkan dengan bantuan tersebut dapat menekan angka kemiskinan di wilayah," ujarnya pada Lampost.co.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR