JAKARTA (Lampost.co) – Satu orang calom pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023 memiliki harta diatas Rp100 miliar. Hal ini diungkapkan Direktur Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Isnaini saat membeberkan selisih harta kekayaan 65 capim KPK.

"Dari jumlah harta yang dilaporkan kira-kira begini, antara Rp100 miliar sampai Rp400 miliar itu satu orang," ujar Isnaini dalam diskusi bertajuk 'Pantang Absen LHKPN' di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat, 2 Agustus 2019.



Sementara itu sebanyak satu orang memiliki harta di bawah Rp100 juta. Kemudian antara Rp100 sampai sampai Rp1 miliar ada 13 orang; antara Rp1 miliar sampai Rp10 miliar sebanyak 41 orang dan antara Rp10 miliar sampai Rp32 miliar sejumlah 9 orang.

Kendati demikian, Isnaini enggan menyebutkan nama-nama 65 orang yang merupakan capim KPK dari unsur penyelenggara negara. Pasalnya, pansel masih melakukan tahap seleksi.

"Baru hari senin nanti akan ada pengumuman mengenai keoutusan hasil psikologi. Jadi kemungkinan kan akan terus berkurang (calonnya). Kemudian akan ada lagi tes assestment. Kadi untuk saat ini kami belum bisa menyampaikan nama nama secara detail," ujar Isnaini.

Sementara itu, dari 65 orang wajib lapor LHKPN yang baru melapor satu kali 11 orang. Kemudian yang melapor sebanyak dua kali 9 orang, lapor tiga kali 15 orang, lapor 4 kali 16 orang, dan lapor 5 kali 7 orang. Selanjutnya yang melaporkan sebanyak 6 kali 5 orang, lapor 7 kali 1 orang, dan lapor sembilan kali 1 orang.

"Sisanya 39 orang bukan penyelenggara negara yang tidak wajib lapor LHKPN," ujar Isnaini.

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR