GUNUNGSUGIH (lampost.co) --  Keseriusan menyukseskan program Kampung Entrepreneur Creative (Kece) terus dilakukan Bupati Lampung Tengah Mustafa. Tak hanya pemberdayaan UMKM atau pelaku usaha, Pemkab Lamteng juga terus mengupayakan pemasaran produk Kece secara luas. 
Salah satunya dengan berpartisipasi dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Expo 2017 yang berlangsung di Mal Boemi Kedaton (MBK) Bandar Lampung sejak 11-19 November 2017 mendatang.
Dalam event tersebut produk Kece Lampung Tengah turut dipamerkan Pemkab Lamteng yang bekerja sama dengan Hipmi Lamteng.  Pemkab Lamteng adalah satu-satunya kabupaten yang memerkan hasil kreativitas masyarakat. 
Kepala Dinas Perindustrian Lamteng,  Nuliana, mengatakan untuk mengenalkan produk Kampung Entrepreneur Creative (Kece) Lamteng kepada masyarakat Lampung, Pemkab Lamteng mengikuti kegiatan Hipmi Expo.  
"Kita pamerkan hasil produk Kece kita di MBK. Tujuannya agar masyarakat Lampung lebih mengenal produk-produk hasil kreativitas masyarakat Lamteng, khususnya di kampung-kampung. Sehingga produk asli Lamteng bisa dipasarkan di luar Lamteng," ujarnya. 
Produk yang dipamerkan, lanjut Nuliana, adalah produk-produk olahan makanan seperti kKeripik, selai, kopi robusta asli Lamteng, dan makanan olahan lainnya. Tak hanya itu,  Pemkab Lamteng juga memamerkan hasil kerajinan para ibu kelompok wanita tani (KWT) dan kelompok kerajinan industri menengah lainnya. 
“Ada kain tapis, batik asli Lamteng, tas,  sendal, dan masih banyak lagi produk Kece yang dipamerkan. Total yang kita pamerkan lebih dari 200 produk Kece hasil kreativitas dari masyarakat Lamteng. Ini membuktikan masyarakat kita sangat antusias dengan adanya program Kece," pungkasnya. 
Nuliana menambahkan  melalui kegiatan seperti ini menjadi salah satu sarana promosi untuk lebih mengenalkan produk Kece kepada masyarakat luar. Antusias para pengunjung ke stan Kece juga sangat luar biasa. Sudah banyak produk Kece yang terjual dalam pameran tersebut. 
Ia menjelaskan produk KecCe merupakan produk yang dihasilkan masyarakat lamteng yang tergabung dalam kelompok wanita tani dan industri usaha kecil menengah serta para pemuda yang telah dibina Dinas Perindustrian Lamteng guna meningkatkan perekonomian masyarakat yang mandiri.
"Selain pembinaan, kami juga membantu pemasaran produk Kece. Kemasan juga dibuat lebih menarik agar nilai jual tinggi. Selain lewat pameran, produk Kece Lamteng juga sudah tersebar di beberapa toko dan minimarket di Lampung. Kami juga memiliki outlet khusus produk Kece, yakni di Saung Ronda yang berada di Yukumjaya, dan di Gedung Dekranasda di Gunungsugih," bebernya. 
Sementara itu, Bupati Lampung Tengah  Mustafa berharap partisipasi Pemkab Lamteng dalam Hipmi Expo 2017 semakin mengenalkan produk Kece kepada masyarakat luas. Dengan ini pemasaran juga bisa semakin luas, merambah kabupaten/kota lainnya. 
“Jika produk Kece dipasarkan secara luas, otomatis produksi juga meningkat. Dengan ini geliat ekonomi masyarakat juga diharapkan meningkat. Saya juga berterima kasih kepada Hipmi Lampung yang telah memfasilitasi acara ini. Mudah-mudahan Hipmi terus berkarya dan berinovasi untuk kemajuan pemuda Lampung,” tandasnya.

 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR