BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Bagi calon mahasiswa baru yang berprestasi namun memiliki keterbatasan dalam perekonomiannya bisa mengkuti beasiswa bidik misi bila ingin masuk perguruan tinggi.

Bidik misi bertujuan meningkatkan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi, meningkatkan prestasi mahasiswa, menjamin keberlangsungan studi mahasiswa dengan tepat waktu dan melahirkan lulusan yang mandiri, produktif, serta memiliki kepedulian sosial sehingga mampu berperan dalam upaya pemutusan mata rantai kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.



Pengelola beasiswa bidik misi bagian akademik Universitas Lampung, Sudirman, mengatakan penerima bidik misi pada 2018 sebanyak 643 orang. Setiap orangnya mendapatkan bantuan sebesar Rp3,9 juta/semesternya yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing mahasiswa oleh pusat. 

"Kuota untuk Unila pada 2019 ini kami masih tunggu pusat. Kami menunggu dari pusat. Namun, kami berharap ada penambahan karena bidik misi ini sangat membantu masyarakat yang berprestasi tapi tidak mampu di sisi ekonomi," katanya, Selasa (12/2/2019)

Menurutnya, penerima bidik misi adalah siswa SMA atau sederajat yang akan lulus pada tahun berjalan atau lulus satu tahun sebelumnya. Kemudian, memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi yang didukung bukti dokumen yang sah dan lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru pada perguruan tinggi.

"Keterbatasan ekonomi dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali sebesar Rp4 juta atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp750 ribu," tambahnya.

Tata cara pendaftaran Bidikmisi jalur SNMPTN dan SBMPTN, dilakukan secara online melalui laman LTMPT/Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (https://ltmpt.ac.id/) atau laman bidik misi (https://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/).

loading...

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR