JAKARTA (Lampost.co)--Presiden Joko Widodo melantik Letjen Doni Monardo sebagai kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Doni menggantikan posisi Laksmana Muda (Purn) Willem Rampangilei.

Pengangkatan Doni diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 5/P/2019 tentang Pengangkatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Doni akan diberikan kewenangan dan pengelolaan keuangan setingkat menteri.



Doni pun resmi menjabat setelah diambil sumpah oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/1/2019). "Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD Negara RI 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti kepada bangsa dan negara," kata Doni mengucapkan sumpah mengikuti Presiden.

Doni berjanji akan menjalankan tugas jabatan dengan baik. Ia juga bersumpah menjunjung tinggi etika dan bertanggung jawab saat bekerja.

Usai pembacaan sumpah, Presiden dan Doni menandatangani berita acara. Ia pun kemudian diberi selamat oleh Presiden Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan sejumlah menteri yang hadir.

Dalam pelantikan itu, terlihat hadir Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Selain itu juga, hadir Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Syafruddin, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Ketua MPR Muhaimin Iskandar.

Doni Monardo merupakan Sekretaris Jenderal (Sesjen) Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas). Ia mengisi jabatan tersebut sejak Maret 2018.

Perwira tinggi TNI-AD itu merupakan lulusan Akademi Militer 1985. Ia pernah menjabat Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) pada masa Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.

Kemudian, Letjen Doni juga tercatat pernah menjadi Danjen Kopassus pada 2014. Jenderal TNI bintang tiga itu juga pernah menjadi panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi.

loading...

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR