BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Ruang terbuka seperti teras atau taman pada hunian kerap menjadi tempat bersantai. Melengkapinya dengan kursi bermaterial kayu nan artistik makin menambah kenyamanan ruang tersebut.

Pemilik Galeri Randu, Mas Mulyono, yang juga memproduksi aneka kursi kayu menuturkan pemilihan material kayu untuk kursi taman memiliki banyak kelebihan. Salah satunya kursi kayu mampu menghadirkan kesan alami hingga dan menambah kesan santai.
Di galeri yang kini dikelola Mulyono, aneka kursi taman dibuat dari sisa-sisa kayu yang dibentuk sesuai dengan aslinya. Hal tersebut dilakukan untuk menambah nilai artistik kursi.
"Sisa kayu yang sudah berumur puluhan tahun dan tidak bisa dipotong lagi kami manfaatkan menjadi kursi," ujar Mul, beberapa waktu lalu.



Menurutnya, meski berbahan kayu, kursi taman tersebut cukup awet untuk diletakkan di ruangan terbuka. Sebab, kursi-kursi tersebut kebanyakan memanfaatkan jenis kayu yang sudah berumur dan kuat, seperti mahoni, jati, jabon, hingga sonokeling.
"Kursi seperti ini memang kami buat untuk konsep out door. Tetapi jika ingin ditempatkan di dalam ruangan juga tidak menjadi masalah," ujarnya.

Selain menyajikan kesan alami dari bentuk alami kayu, guratan-guratan serat kayu menambah kesan artistik benda tersebut. Sebab, dalam memproduksi aneka kursi taman, Mulyono mengaku tidak mengubah bentuk material kayu. Namun, lebih mengkreasikannya dengan menambah sentuhan-sentuhan seni.
"Keaslian batang-batang pohon sebagai bahan baku tidak kami ubah, jadi lengkungan-lengkungan kursi dan meja itu memang asli bawaan dari kayu," ujarnya.
 
Perawatan
 
Mulyono menyarankan supaya terlihat lebih rapi dan sebagai bagian dari perawatan kursi bermaterial kayu, sebaiknya ditempatkan tidak langsung menyentuh tanah. Hal ini untuk menghindari proses pelapukan bahan kayu. Kursi-kursi tersebut sebaiknya diletakkan di atas lapisan semen atau batu.

Mulyono menambahkan selain untuk melengkapi taman hunian, kursi kayu bernilai seni itu kerap diminati sebagai furnitur di kafe-kafe yang ingin menghadirkan kesan alami.
"Kursi-kursi kayu tersebut tidak akan termakan zaman dan makin lama justru makin awet dan bernilai," ujarnya. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR