BANDAR LAMPUNG (lampost.co) --Taman Wisata Lembah Hijau menggelar kemah konservasi bagi anggota Satuan Karya Pramuka (Saka) pada Sabtu—Minggu (25—26/11/2017). Kegiatan itu dilakukan untuk meningkatkan kecintaan anak muda Lampung terhadap lingkungan dan satwa.
Manajer Taman Wisata Lembah Hijau, Dharma Andarini, mengemukakan kemah konservasi digelar sebagai wadah pembelajaran bagi pelajar SMA/SMK anggota Saka.
Dia mengakui Lembah Hijau sangat peduli dalam peningkatan sumber daya manusia sebagai pendukung keberadaan taman satwa. Terlebih, tempat wisata yang berada di bilangan Sukadanaham, Bandar Lampung, tersebut telah mengantongi izin lembaga konservasi.
"Pada kegiatan itu akan ada sharing pengetahuan tentang satwa, lingkungan, dan kegiatan menanam pohon. Melalui kemah konservasi kami membina mental anak-anak untuk mencintai lingkungan," kata Rini (sapaan Dharma Andarini), Jumat (24/11/2017).
Dia menguraikan peserta kemah konservasi ialah para anggota Saka, di antaranya Saka Wanabakti, Saka Bakti Husada, Saka Kalpataru, maupun Saka Bhayangkara. Masing-masing Saka kabupaten/kota juga diminta mengirimkan dua perwakilannya. "Pendaftaran berjalan terus, kemungkinan sampai 200 peserta," ujar dia.
Rini mengatakan peserta juga nantinya dididik menjadi duta konservasi di kabupaten/kota masing-masing. Hal itu dilakukan agar upaya untuk menjaga lingkungan dan satwa langka juga cepat ditularkan kepada siswa lainnya di daerah.
Seperti diketahui, Lembah Hijau adalah anggota Perhimpunan Kebun Binatang se-Indonesia. Mengusung konsep modern zoo, seluruh satwa tidak dikerangkeng, tetapi dibebaskan. Lalu kandang dibuat semirip mungkin dengan habitat asli. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR