BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang akan segera membuat surat rekomendasi kepada Menteri Perhubungan untuk meningkatkan status Bandara Radin Inten II menjadi bandara Internasional.

"Walaupun bandara bukan menjadi urusan Komisi VIII, saya pikir tidak ada hambatan yang rumit untuk mengusulkan itu.  Kita akan resmi surati pemerintah melalui Pimpinan DPR," kata dia, Jumat (27/7/2018).



Dijelaskannya, Bandara Radin Inten II sudah sepatutnya  menjadi internasional dan embarkasi haji penuh karena jemaah haji sudah banyak yang berasal dari Lampung. Dari sisi pariwisata, Lampung telah berhasil menjadi primadona wisatawan domestik bahkan mancanegara karena keanekaragaman destinasi alamnya.

"Kalau sudah internasional tentu akan memudahkan para  jemaah kita yang sudah lanjut usia, dengan  resiko tinggi penyakit. Sekarang kan jemaah dari asrama haji ke bandara Radin Inten II kemudian terbang lagi ke Jakarta dan ke Jeddah kan melelahkan," paparnya.

Setelah  Radin Inten II menjadi bandara internasional, masyarakat Lampung bisa bepergian ke luar negeri dengan mudah sesuai rute yang disediakan maskapai.

Terlebih, para pelancong luar negeri akan lebih mudah menuju Lampung tanpa harus transit di Bandara Soekarno Hatta,  Jakarta yang saat ini frekuensi penerbangan sudah sangat padat. "Kita tahu spot wisata di Lampung sangat banyak dan bagus," ungkapnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR