BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Kasus pelecehan seksual yang terjadi di beberapa perguruan tinggi di Lampung menjadi sorotan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung. LBH menilai kasus ini harus dituntaskan perguruan tinggi itu sendiri supaya tidak terulang terus-menerus ke depannya.

Direktur LBH Bandar Lampung Chandra Muliawan mengatakan sebagai institusi pendidikan seharusnya Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan memiliki sikap yang tegas untuk menindaklanjuti kasus tersebut, jika terus dibiarkan akan mencoreng moral pendidikan. "Jangan sampai sebagai institusi pendidikan mencoreng nilai-nilai dan moral pendidikan," ujar Chandra, baru-baru ini.



Chandra mengatakan kalau memang UIN tidak punya sikap dan tindak menindaklanjuti, LBH mengecam keras tindakan tidak terpuji tersebut karena hal seperti itu tidak semestinya terjadi di dunia pendidikan.

Korban, lanjut Chandra, harus berani melaporkan kasus tersebut. "Jika ternyata korban lebih dari satu orang, maka LBH berharap kepada korban-korban lain untuk berani mengungkapkannya dan LBH siap mendampingi mereka," katanya.

Tujuan dilaporkannya kasus ini, menurutnya, supaya ke depan lembaga pendidikan lebih terjaga moralnya. "Kami juga mengimbau kepada rektor UIN untuk tidak diam dan menutup mata atas kasus ini, kalau dibiarkan, ke depan pasti ada korban lagi," katanya.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR