SEKAMPUNG (Lampost.co) -- Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lamtim beberapa hari terakhir gencar melakukan vaksinasi anti rabies pada hewan penular rabies (HPR). Vaksinasi HPR dengan prioritas hewan anjing tersebut dilakukan untuk mengantisipasi dan meminimalisir kasus penyebaran dan penularan penyakit rabies di wilayah Kabupaten Lamtim.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan pada Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lamtim, Himawan Santosa, disela-sela kegiatan vaksinasi anti rabies di wilayah Kecamatan Sekampung, Selasa (8/5/2018) kepada Lampost.co menjelaskan, di Lamtim dalam kurun waktu Januari-April 2018 tercatat muncul beberapa kasus gigitan anjing terhadap manusia. Hewan anjing yang menggigit manusia tersebut ada yang hanya suspect rabies dan ada pula yang positif mengidap penyakit rabies.



Namun, kata dia, meski tidak semua kasus gigitan anjing tersebut positif rabies, lanjut Himawan, pihak Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lamtim tetap tidak mau ambil resiko. Sehingga perlu melakukan langkah-langkah antisipasi guna meminimalisir kasus penyebaran atau penularan penyakit tersebut. Apalagi diketahui bahwa penyakit rabies tersebut merupakan salah satu jenis penyakit yang tergolong sangat berbahaya. Karena disamping bisa menular kepada manusia melalui cakaran atau gigitan HPR pengidap rabies, penyakit tersebut juga sangat mematikan bila lengah dalam penanganannya.

Oleh sebab itulah setelah mendapatkan bantuan sebanyak 5000 vaksin anti rabies dari Pemerintah Provinsi Lampung beberapa waktu lalu, pihak Dinas Perikanan dan Peternakan Lamtim kemudian langsung gencar melakukan vaksinasi anti rabies terhadap HPR.

Adapun dalam pelaksanaannya  kata Himawan lagi, pihaknya memprioritaskan vaksinasi anti rabies terlebih dahulu pada wilayah kecamatan dengan jumlah populasi HPR khususnya anjing yang paling banyak. “Salah satu kecamatan prioritas tersebut misalnya di Kecamatan Sekampung ini, dan nanti akan menyusul sejumlah wilayah kecamatan prioritas lainnya,” kata Himawan.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR