Sukadana (Lampost.co): Kabupaten Lampung Timur kembali mendapatkan bantuan tambahan vaksin anti rabies sebanyak 2.000 dosis. Karena itu Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lamtim akan tetap melanjutkan vaksinasi meski  bulan vaksinasi antirabies hanya dijadwalkan September-Oktober 2019.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lamtim, KMS Thohir Hanafi, Selasa, 8 Oktober 2019 menjelaskan, pada September dan Oktober 2019 memang dilaksanakan vaksinasi anti rabies serentak terhadap hewan penular rabies (HPR).



Untuk pelaksanaan vaksinasi serentak HPR tersebut Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lamtim pada tahap awal sudah menyiapkan sebanyak 1.500 dosis vaksin anti rabies. 

Sebanyak 1.500 dosis vaksin antirabies itu terdiri dari 1.000 dosis bantuan dari Pemerintah Provinsi Lampung dan 500 dosis merupakan pengadaan yang bersumber dari APBD Kabupaten Lamtim.

Dari 1.500 dosis vaksin antirabies tersebut sudah didistribusikan ke seluruh atau 24 wilayah kecamatan di Kabupaten Lamtim. Namun dalam pendistrubusian vaksin anti rabies tersebut tidak semua kecamatan mendapatkan porsi yang sama. karena kecamatan dengan jumlah populasi HPR lebih banyak akan mendapatkan dosis vaksin antirabies lebih besar.

Adapun wilayah kecamatan dengan populasi HPR lebih banyak dibanding kecamatan lainnya di Lamtim misalnya, Raman Utara, Meaga Tiga, Jabung,  dan lain-lain. “Di bebarapa wilayah kecamatan ini porsi dosis vaksinnya lebih banyak dibandingkan kecamatan lainnya,” kata Hanafi.

Kemudian  vaksin anti rabies yang sudah didistribusikan tersebut sejak awal September 2019  langsung di gunakan oleh Petugas Peternakan di masing-masing kecamatan untuk melakukan vaksinasi terhadap HPR.

Dijelaskan juga oleh Hanafi, setelah 1.500 dosis vaksin anti rabies dimaksud habis didistribusikan, Kabupaten Lamtim baru-baru ini mendapatkan tambahan bantuan  sebanyak 2.000 dosis vaksin anti rabies lagi dari Pemprov Lampung.

Dari 2.000 dosis vaksin bantuan baru itu, 850 dosis sudah didistribusikan ke wilayah-wilayah kecamatan. Sehingga total banyaknya vaksin yang sudah terdistribusi hingga Rabu, 9 Oktober 2019 adalah sebanyak 2.350 dosis vaksin anti rabies.

Ditambahkan oleh Hanafi,  total dosis vaksin anti rabies yang sudah dibagikan tersebut diperkirakan cukup untuk pelaksanaan vaksinansi HPR hingga akhir Oktober 2019. 

Kemudian karena masih ada stok vaksin anti rabies sejumlah 1.150 dosis lagi, maka Dinas Perikanan dan Peternakan siap melanjutkan vaksinasi meski bulan vaksinasi antirabies selesai pada akhir Oktober 2019.

“Jadi karena stok vaksin anti rabies masih ada sekitar 1.150 dosis lagi, maka meski bulan vaksinasi anti rabies selesai akhir Oktober 2019 nanti, kami tetap siap untuk melaksanakan vaksinasi HPR,” kata Hanafi. 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR