BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Anjungan Lampung Tengah menonjolkan produk pertanian dan perkebunan di standar Dinas Pertanian,  Tanaman Pangan dan Hortikultura Lampung Tengah. 

Selain padi, jagung, singkong ternyata kabupaten terluas di provinsi Lampung itu memiliki keunggulan disektor pertanian yakni Nanas.  Dimana sudah dipasarkan hingga Jakarta. 
Luas lahan 40 hektare yang digarap langsung oleh masyarakat. Nanas terluas berada di desa Asto Mulyo,  Kecamatan Punggur.  



Salah satu petani nanas Siti Muntama (43) mengatakan nanas yang ditanam mulai dari sogolan (tunas) satu tahun sudah bisa dipanen. Hasil panen langsung dibawa ke Jakarta untuk yang masih hijau , sementara yang matang dipasarkan di Lampung. Siti mengelola 10 hektare lahan nanas. Ia bisa menghasilkan 7.000 hingga 10 ribu untuk seperempat hektare. 
"Kita olah menjadi abon nanas,  selai, dodol,  permen nanas,  krupuk,  sirup dan masih banyak yang lainnya," kata dia.

Siti sudah lima tahun bergelut di penanaman nanas. Jika perawatan bagus dari awal hingga panen makan hasil akan baik.  Namun jika tidak serius makan hasilnya tidak memuaskan. 
Harga bervariasi untuk grade A super Rp4.000 per buah, B Rp2.500-Rp3.000 per buah,  C Rp1600 per buah dan ukuran kecil Rp500-Rp1.000. 

Banyak bantuan yang dirasakan oleh petani nanas yakni vakum untuk mengelola nanas,spinner, pengaduk dodol, timbangan, oven, kompor dan lainnya.
Saat ini ia berharap untuk harga pada Januari harga jatuh namun saat memasukkan bulan puasa harga melonjak. Keunggulan nanas Lampung Tengah yakni manis, tidak kecut,  empuk dan disukai masyarakat Lampung.  

Selain itu, produk olahan jagung juga tak kalah menarik. Flora (53)  dan Sukamti (53) menjelaskan produk olahan jagung diantaranya es jagung manis,  es krim jagung, puding jagung, bolu jagung, mi jagung dan lainnya. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR