KOTABUMI (Lampost.co) -- Sebanyak 10 perlintasan kereta api di wilayah Kabupaten Lampung Utara dianggap liar karena tidak dijaga petugas dan berada dekat dengan perlintasan yang sah dilalui kendaraan. 

Kasi Koordinator Plang Kereta Api Dishub Lampura, Gunawan saat mendampingi Kepala, Basirun Ali sepanjang perlintasan kereta api yang melintas disana. Mulai dari jalan Simpangpropau, Abung Selatan sampai Negararatu, Sungkai Utara kurang lebih sepuluh perlintasan dianggap liar. Karena tidak dijaga oleh petugas penjaga perlintasan sehingga dapat menimbulkan kecelakaan bila didiamkan berlarut-larut.



"Perlintasan itu berada di daerah yang menjadi tempat perlintasan seharusnya dilewati, seperti di sekitar perlintasan Negararatu, Kecamatan Sungkai Utara. Disana ada beberapa perlintasan yang tidak dijaga dan hanya dapat dilewati kendaraan roda dua, lalu disekitar Jalan MT Haryono dan Dahlia juga ada perlintasan liarnya. Kami inginnya sih itu ditutup, karena selain mengganggu juga dapat mengakibatkan kecelakaan karena tidak dijaga oleh petugas," kata dia kepada Lampost.co, Selasa (4/8/2018).

Menurutnya, sejumlah perlintasan itu ada karena masyarakatnya enggan melewati perlintasan yang telah ditetapkan. Mulai dari faktor jarak yang jauh sampai dengan kesadaran masyarakatnya. Padahal itu sangat merugikan, bila ada kejadian yang tak diinginkan terjadi misalnya.

"Itu yang kita sayangkan, padahal mereka melintas di jalur resmi kan bisa. Sebab, jarak tidak seberapa jauh, tinggal kesadaraan individunya saja," terangnya.

Gunawan mengatakan di Lampura sendiri terdapat tiga perlintasan dianggap urgen, namun belum memiliki kelengkapan kemanan lalu-lintas jalan. Seperti misalnya, gedung jaga tempat petugas palang pintu mengatur arus lalin disana. Seperti yang ada di perlintasan jalan MT Haryono dan Dahlia Kotabumi, lalu di  Candimas, Kecamatan Abung Selatan.

"Di tiga tempat itu, petugas kita tidak memiliki tempat untuk berjaga. Dan itu dijaga selama 24 jam dengan dua sip, masing-masing 12jam/petugas. Saya harap pemerintah pusat, dalam hal ini Kementrian perhubungan dapat memperhatikan masib petugas disini karena telah dijaga petugas," tambahnya.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR