BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Provinsi Lampung menjadi satu-satunya provinsi yang memperoleh tiga penghargaan sekaligus pada program Upaya Khusus (Upsus) Sapi Indukan Wajib Bunting (Siwab). Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Pertanian pada acara Rakor Teknis Nasional (Rakorteknas) II Peternakan dan Kesehatan Hewan di Surabaya, 11-12 Desember 2017.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Provinsi Lampung Dessy Desmaniar Romas mengatakan Provinsi Lampung menyabet tiga penghargaan sekaligus yaitu juara I capaian bunting tingkat nasional, juara I serapan aktual TP pagu lebih dari Rp20 miliar tingkat nasional, dan juara II capaian inseminasi buatan (IB) tingkat nasional setelah Provinsi Jawa Tengah disusul Provinsi Jawa Timur sebagai juara III.



"Dalam program Upsus Siwab ini, Lampung menjadi provinsi yang paling berhasil di luar pulau Jawa. Tidak salah, Lampung dikatakan sebagai lumbung ternak," kata Dessy, Rabu (13/12/2017).

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung telah melakukan inseminasi kepada 228.198 ekor sapi betina untuk mewujudkan swasembada daging. Jumlah tersebut telah melampaui target yang ditetapkan Kementerian Pertanian, yakni 190.889 akseptor (sapi betina) yang diinseminasi atau mencapai 119,54 % per 8 Desember 2017.

"Lampung bisa mencapai target yang ditetapkan untuk program Upsus Siwab. Saya rasa Siwab adalah program yang tepat untuk mewujudkan swasembada daging," kata Dessy.

Ia mengatakan dari target kebuntingan sapi yang di aseptor sebanyak 152.711 ekor, telah terealisasi 146.481 ekor atau 95,92%. "Kami optimistis akhir tahun ini dapat mencapai target 100%," kata dia.

Sementara itu, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian Ketut Diarmita MP menyampaikan di 2018 merupakan tahun kedua pelaksanaan program Upsus Siwab yang diharapkan hasilnya lebih baik dari 2017.

Melalui program tersebut akan dioptimalkan potensi sapi dan kerbau betina dalam negeri untuk terus menghasilkan anak dalam rangka menambah populasi ternak nasional. "Keberhasilan Upsus Siwab ini membutuhkan kesadaran semua pihak yang terlibat untuk bekerja, bersinergi, dan simultan," ujarnya.

 

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR