KOMISI Pemilihan Umum Provinsi Lampung sukses menggelar Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pemilihan umum tahun 2019 tingkat Provinsi Lampung. Dikatakan sukses karena rapat tersebut berlangsung sejuk dan damai.

Pleno tersebut dimulai Kamis 9 Mei 2019 pukul 09.00 WIB dan selesai pada Minggu Subuh 12 Mei 2019 di Hotel Novotel Bandar Lampung. Pleno dilakukan dengan pembacaan rekapitulasi hasil perhitungan suara di 15 Kabupaten/Kota se-Lampung.



Rekapitulasi tersebut meliputi hasil penghitungan suara Pemilu 2019 untuk Pemilihan Presiden-Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI dan DPRD Provinsi Lampung. Selesai ditingkat provinsi, hasil tersebut akan diserahkan kepada KPU RI di Jakarta.

Untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, hasil rekapitulasi menetapkan nomor urut 1, Joko Widodo - Ma'ruf Amin memeroleh 2.853.585 suara. Sedangkan pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno memeroleh 1.955.689 suara.

Kita mengapresiasi kinerja penyelenggara yang berhasil menggelar Pemilu 2019 di Lampung dengan tertib dan lancar. Apresiasi juga patut diberikan kepada TNI dan Polri yang juga berhasil menjaga kondusifitas keamanan selama pemilu.

Pelaksanaan Pemulu 2019 di Lampung berjalan aman dan kondusif merupakan prestasi kita semua. Tidak hanya penyelenggara dan aparat, seluruh kontestan Pemilu, juga masyarakat yang berpartisipasi mampu menunjukkan kedewasaan berdemokrasi.

Padahal sebelumnya, Kepolisian Daerah Lampung menetapkan enam kabupaten di Bumi Ruwa Jurai memiliki kerawanan pemilu. Enam kabupaten rawan pemilu tersebut, yakni Mesuji, Lampung Utara, Lampung Tengah, Tanggamus, Pesisir Barat, dan Lampung Barat.

Polda Lampung menyatakan enam kabupaten tersebut dinyatakan masuk daerah rawan pemilu lantaran mendominasi jumlah TPS rawan. Berdasar data kepolisian, terdapat 310 TPS rawan dan 108 TPS sangat rawan dari 26.265 jumlah TPS di Lampung.

Kita berharap setelah sukses penyelenggaraan Pemilu berlanjut tidak hanya sampai pleno KPU. Mereka yang tidak puas dan masih memiliki ganjalan terhadap hasil Pemilu dapat menuntaskan persoalan tersebut sesuai dengan aturan main yang ada.

Tidak perlu ada upaya provokasi apalagi pengerahan massa menolak hasil Pemilu. Mari kita semua sama sama menunjukkan bahwa meski memiliki keberagaman cukup tinggi, masyarakat Lampung benar benar matang dalam berdemokrasi.

Penghargaan setinggi tingginya patut diberikankepada mayoritas masyarakat Lampung yang menerima lapang dada siapa pun yang menjadi pemenang Pemilu. Ini bukti rakyat jauh lebih cerdas daripada elite yang ingin mendelegitimasi hasil pemilu.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR