BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung mengkaji prospek destinasi wisata halal di Bumi Ruwa Jurai yang dimungkinkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Namun, perlu adanya pengertian di kalangan masyarakat terkait definisi wisata halal. Kabid Perencanaan Perekonomian Bappeda Lampung Bobby Irawan menjelaskan belakangan ini wisata halal masih dianggap hanya untuk turis muslim atau dari negeri Timur Tengah. Padahal, wisata halal semestinya bisa meraup wisatawan umum atau nonmuslim.



"Karena wisata halal ini bisa diarahkan menjadi wisata kuliner yang sehat yang tentunya memikat masyarakat umum yang mulai memasuki gaya hidup sehat," kata dia kepada lampost.co,  Minggu (17/2/2019).

Menurutnya, mindset sebagian pelaku pariwisata pun perlu diubah. Sebab, masih banyak yang menganggap bahwa wisata halal hanya untuk muslim. Sebenarnya, bisa untuk semua turis karena wisata halal mengandung makna kesehatan, baik dari sumber makanan, pelayanan, hingga penyajian. Selain sehat dalam prosesnya, menu juga bisa bervariasi. "Kalau kami lihat turis yang terbesar adalah berasal dari Amerika, kedua Eropa, dan disusul Tiongkok. Itu semua negara nonmuslim. Maka kita harus bisa memahami definisi wisata halal," ungkapnya.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR