LIWA (lampost.co) -- Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Barat terus melaksanakan pembinaan kepada Masyarakat Indikasi Geografis (MIG) kopi robusta. Kabid Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Lambar Suhartono, mendampingi Kadis Tri Umaryani, Rabu (6/12/2017), menjelaskan pembinaan MIG itu dilaksanakan karena Kabupaten Lambar adalah salah satu dari sejumlah wilayah di Lampung yang telah memiliki perlindungan terhadap hak kekayaan intelektual. Adapun Lambar, Tanggamus, dan Way Kanan pada 2013 telah terdaftar di Kemenkumham terkait kopi robusta.
Lambar yang merupakan salah satu pemilik kekayaan intelektual sekaligus sebagai produsen utama kopi robusta, berupaya untuk menempatkan diri serta melindungi dan meningkatkan kopi robusta sebagai sumber mata pencaharian masyarakat Lambar. Hal itu dilaksanakan karena tidak semua wilayah di Indonesia dapat menggunakan merek kopi robusta.
Menurut dia, ada enam unsur MIG kopi robusta di Lampung, antara lain petani, pengusaha kopi luwak, pemerintah, pedagang, serta industri kecil dan menengah. Untuk itu kelompok tani yang telah mengikuti pembinaan MIG diharapkan dapat menularkan ilmu dan keberhasilan yang sudah didapatnya kepada kelompok-kelompok yang berkaitan dengan kopi robusta di wilayahnya masing-masing. Pembinaan MIG tersebut dilaksanakan secara keliling ke seluruh kecamatan dengan ketentuan satu kelompok/kecamatan. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR