KRUI (Lampost.co)--Ribuan wisatawan memadati objek objek wisata yang ada di Pesisir Barat. 
Diantaranya pantai wisata Labuhan Jukubg, Kecamatan Pesisir Tengah,  meski untuk masuk pengunjung harus membayar tiket masuk sebesar Rp5 ribu untuk motor dan Rp10 ribu per mobil,  namun itu tidak mengurangi antusias wisatawan untuk berlibur.

Pemantauan Lampost.co, sehari usai Lebaran, ribuan orang, membawa motor dan mobil, datang menikmati pemandangan laut, duduk duduk di fasilitas yang ada,  mandi,  bermain di pantai hingga berkeliling laut sekitar menggunakan perahu sewaan.
Salah seorang pengunjung, udin,  warga kecamatan Ngambur,  mengatakan Ia bersama istri dan anaknya sengaja berlibur ke lokasi itu karena ramai. 



"wisata Ke sini ramai pengunjungnya dari mana-mana dari Ranau, OKUS,  Liwa, Bukitkemuning, Lampung utara,  dan lainnya. Jadi kami milih jalan jalan kesini,  walaupun di Ngambur juga ada pantai, " kata dia. 
Ia mengatakan untuk masuk lokasi itu,  Ia harus membayar tiket masuk sebesar Rp5 ribu. 


Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesisir Barat,  Audi Marfi,  dihubungi via telepon,Sabtu (16/6), mengatakan Pemkab memang menerapkan perda nomor 21 tahun 2016 tentang retribusi di labuhan jukung,  namun demikian Ia mengatakan memang masih banyak fasilitas di lokasi itu yang perlu di perbaiki atau dibenahi untuk kenyamanan para pengunjung. 

"Ya Perda sudah diterapkan mungkin akan dilakukan untuk waktu seterusnya,  saya belum memantau berapa jumlah pengunjung hingga hari ini yang masuk lokasi wisata labuhan jukung,  belum ada laporannya maklum suasana lebaran  agak repot . Tetapi memang masih banyak fasilitas di labuhan jukung yang perlu diperbaiki atau ditambah, " kata dia. 

Untuk pengamanan dan perlindungan kepada para pengunjung kata dia pihaknya bekerja sama dengan TNI /Polri. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR