BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjungkarang memvonis mantan Kepala Lembaga Permasyarakatan (kepala LP) Kalianda, Lampung Selatan, dengan pidana penjara selama 15 tahun. Selain itu, terdakwa Muchlis Adjie dibebankan membayar denda Rp1 miliar subsider 3 bulan, Rabu (6/2/2019).

Hakim Ketua Mansur Bastumi didamping Syahri Adamy dan Pastra Joseph Ziraluwo, pada persidangan, mengatakan terdakwa dengan Marzuli secara intensif berkomunikasi sudah sejak lama.

Berdasarkan fakta pada persidangan dan keterangan saksi, terdakwa telah terbukti memenuhi unsur permufakatan jahat serta memenuhi unsur adanya perbuatan melawan hukum.



Dengan terpenuhinya unsur Pasal 114 Ayat (2), terdakwa secara sah terbukti sebagaimana dalam dakwaan jaksa. Dalam fakta sidang juga diperoleh keterangan dari terdakwa bahwa Marzuli berkali-kali memberi uang kepadanya, baik secara langsung atau transfer.

"Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Muchlis Adjie dengan pidana penjara selama 15 tahun kurungan, menjatuhkan pidana denda terhadap terdakwa Rp1 miliar subsider 3 bulan kurungan, dengan perintah terdakwa tetap berada dalam tahanan," kata Hakim Ketua Mansur membacakan putusannya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR