BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Sidang lanjutan perkara fee proyek di Kabupaten Lampung Selatan yang menjerat terdakwa Gilang Ramadhan selaku Direktur PT. Prabu Sungai Andalas, kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupai Tanjungkarang, Rabu (7/11/2018).

Jaksa Penuntut Umum dalam sidang tersebut menghadirkan tiga saksi diantaranya Ketua DPRD Lamsel Hendry Rosyadi. Dalam sidang ia mengatakan tidak pernah menerima proyek dari Bupati Zainuddin Hasan, dan hanya menyalurkan kepada assosiasi kontruksi.



Hakim Anggota Syamsudin menanyakan apakah Hendry mengetahui adanya uang Rp2,5 miliar yang diserahkan tersangka Agus Bhakti Nugroho (ABN) kepada anggota dewan, supaya pembahasan APBD lancar. "Semuanya lancar saya rasa, saya tidak pernah menghambat dan selalu kita bahas dengan resmi," jawab Hendry.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR