GUNUNG SUGIH (Lampost.co)--Panitia pengawas pemilihan umum (Panwaslu) membubarkan kampanye terselubung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung, Herman-Sutono, Minggu (8/4/2018) sekitar pukul 16:00. Kampanye terselubung dengan kemasan lomba memancing di Kampung Sumberagung, Seputihmataram itu dibubarkan paksa. Pasalnya kegiatan tersebut tidak mengantongi izin dari pihak keamanan. Simpatisan pasangan calon nomor urut dua Herman-Sutono menggelar lomba mancing di salah satu kolam Kampung Sumberagung, Seputihmataram dan mengundang calon wakil Gurbernur Sutono. Panwascam Seputihmataram langsung melapor ke Panwaskab kemudian turun ke lokasi bersama. Anggota Panwaskab Lamteng Erwin Nur langsung turun ke lokasi dan menanyakan pada panitia pelaksana. Ketua panitia Hery Purnomo beralasan ini kegiatan simpatisan dan bukan kampanye. Anggota Panwaslu Lamteng Erwin lalu menanyakan keberadaan alat peraga berupa spanduk dan kaos yang dibagikan ke 400 peserta memancing. Ditambah lagi kedatangan calon wakil gurbernur Sutono dan sempat berorasi dengan memaparkan program pembangunannya. Selanjutnya Panwaskab memberi waktu selama dua jam pada panitia untuk menghentikan kegiatan. Namun dua jam berselang kegiatan lomba memancing ikan sebanyak 400 kg ikan lele itu masih berlangsung. Anggota Panwaskab Erwin Nur langsung menghentikan acara namun sejumlah panitia sempat menolak. Dengan alasan mereka sudah melapor ke Mapolsek dan mengancam melaporkan Panwaskab ke polisi. Namun ketegangan dapat dilerai oleh sejumlah panitia yang lain dengan menarik rekannya yang menolak. Anggota Panwaskab Erwin Nur kemudian naik ke panggung dan memberitahu seluruh peserta dasar penghentian kegiatan itu. Akhirnya lomba mancing dihentikan dan panitia mencopot semua spanduk yang ada. Erwin mengatakan pihaknya akan memanggil panitia lomba mancing, kepala kampung dan panitia yang menghalangi tugas Panwaskab. "Calon wakil gurbernur Lampung Sutono juga akan kami panggil untuk klarifikasi. Kami juga menghimbau tim atau simpatisan paslon agar mengantongi izin dari keamanan jika akan menggelar kegiatan," ujarnya.


 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR