BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Dosen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Lampung, Maruly Hendra
Utama (44), divonis  Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas 1A, Tanjungkarang, dengan pidana penjara selama 8 bulan penjara atas perbuatannya telah mencemarkan nama baik atasannya.

Hakim Ketua Nirmala Dewita didampingi dua hakim anggota Salman Alfarasi dan Ismail Hidayat mengatakan terdakwa dengan sengaja
menyebar luaskan informasi elektronik tanpa izin dari pejabat yang berwenang.



"Mengadili menyatakan terdakwa secara sah telah terbukti dengan sengaja melakukan tindak pidana mendistribusikan meyalurkan
informasi elektronik yang berisikan pencemaran nama baik orang laun, Menjatuhkan terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama
delapan bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan," kata majelis.

Berdasarkan fakta persidangan, pada 18-20 Januari terdakwa terbukti menulis di akun Facebook menyebut rektor dengan sebutan
bandit tua. Tulisan tersebut disebarkan sehingga perbuatan terdakwa dapat dikases serta dilihat orang lain. Akibat status
yang ditulis oleh terdakwa saksi korban merasa nama baiknya telah dicemarkan oleh terdakwa tanpa bukti-bukti yang jelas.

"Dengan begitu terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan tidak pidana KUHP kedua, maka terdakwa harus mempertanggungjawabakanya. oleh karena itu terdakwa ditahan saat ini dan terdakwa tetap berada di tahanan," kata Hakim Ketua Nirmala Dewita membacakan putusanya. 
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR