BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Rinti Hidayat, warga Perwata, Telukbetung Timur, nekat menjadi pengedar narkoba jenis sabu.

Alhasil ia pun ditangkap oleh opsnal Satreskrim Polresta Bandar Lampung, pada Senin (1/4) lalu. Rinti merupakan 1 dari 3, serta dari 52 penyalahguna narkoba yang digulung oleh Polresta Bandar Lampung sepanjang April 2019.



Ibu tersebut mengaku berjualan sabu sejak akhir Desember 2018, dan mendapatkan barang haram tersebut dari kenalannya.
"Buat keperluan sehari-hari, (biaya hidup)," ujarnya di Mapolresta Bandar Lampung, Sabtu (11/5/2019).

Selain itu ia berdalih, keuntungan lumayan dari menjual barang haram tersebut, untuk membantu biaya anaknya kuliah. Apalagi sang anak masuk ke semester akhir, dan butuh biaya skripsi,dan biaya lainnya.

"Buat anak bayar kuliah, tapi udah wisuda barusan dia," katanya.

Sementara Wakasatnarkoba Polresta Bandar Lampung AKP Herlan Arfa mengatakan, dari tangan pelaku diamankan barang bukti berupa 13 klip berisi sabu dengan berat 7 gram yang sudah siap dijual, dan timbangan digital.

Herlan pun melakukan test urine ke pelaku dan urienya positif. Ternyata selain pengedar, pelaku juga seorang pemakai.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR