PANARAGAN (Lampost.co) -- Sekertariat DPRD kabupaten Tulangbawang Barat telah mengambil tindakan pasca-terbitnya surat edaran kementerian dalam negeri nomor 160/6324/OTDA perihal pemberhentian anggota DPRD provinsi dan DPRD kabupaten yang mencalonkan diri dari partai politik yang berbeda dengan partai politik yang diwakili pada pemilu terakhir untuk mengikuti pemilu 2019.

Surat tertanggal 3 Agustus 2019 tersebut segera disikapi oleh sekertaris DPRD, Nurmansyah dengan melakukan koordinasi dengan partai politik yang memiliki wakilnya di kursi DPRD yang tercatat sebanyak enam orang anggota DPRD mencalonkan diri kembali melalui parpol yang berbeda.



"Sampai daftar calon tetap (DCT) ditetapkan mereka masih memiliki hak dan kewajiban sebagai anggota dewan," ujarnya.

Mantan kepala Kesbangpol linmas Tubaba ini mengimbau kepada partai politik untuk segera mempersiapkan admistrasi kelengkapan bagi anggota dewan pengganti antar waktu (PAW) keenam anggota DPRD sebelum DCT di tetapkan oleh KPUD kabupaten Tubaba.

Enam anggota DPRD tersebut salah satunya adalah ketua komisi A DPRD setempat, Ruslan yang pada pemilu sebelumnya berasal dari partai Gerindra namun saat ini maju kembali melalui partai Demokrat, dan menyatakan legowo untuk meninggalkan kedudukan nya sebagai anggota DPRD.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR