LIWA (Lampost.co) -- Untuk menambah fasilitas dan sarana penanganan bencana kebakaran di wilayah Lampung Barat,  Pemkab setempat melalui Sat Pol PP, Senin (15/10/2018), mendapat tambahan satu unit kendaraan pemadam kebakaran.

Kasat Pol PP Lampung Barat Jaimin, mengatakan kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) itu merupakan hasil pengadaan yang bersumber dari APBD TA 2018 ini. Damkar itu rencananya akan ditempatkan di wilayah Sumberjaya untuk melayani masyarakat di kecamatan Sumberjaya dan sekitarnya.



Penempatan satu unit Damkar di wilayah Sumberjaya itu, kata dia, pertimbanganya adalah karena dilihat dari kondisi bangunan dan kepadatan penduduknya. Selain itu, daerah tersebut juga berada diwilayah perbatasan.

Untuk penempatan dan operasionalnya, kata dia, pelaksanaanya baru dapat dimulai pada Januari 2019 mendatang. Hal itu dikarenakan menyangkut dana operasionalnya yang masuk di tahun anggaran 2019 sekaligus sambil menunggu persiapan tempat. Selain itu, pihaknya juga masih menunggu penentuan dan penempatan tenaga teknisi maupun sopirnya.

Dengan bertambahnya 1 unit Damkar itu, lanjutnya, maka saat ini jumlah Damkar yang dimiliki Pemkab Lambar sebanyak 6 unit. Lima unit Damar yang lama telah ditempatkan di lima lokasi untuk melayangi wilayah Liwa, Sukau, Way Tenong, Kenali dan Kebuntebu. Sedangkan satu unit yang baru ini akan ditempatkan di Kecamatan Sumberjaya.

Jaimin menambahkan, dengan bertambahnya satu unit Damkar itu maka Lambar untuk sementara masih kekurangan tiga Damkar lagi, yang rencananya akan terus diusulkan. Sebab masih ada tiga wilayah jangkauan lagi yang perlu memerlukan Damkar yaitu daerah jangkauan Suoh dan Bandarnegeri Suoh. Kemudian Sekincau-Pagardewa dan Gedungsurian-Airhitam.

Untuk kebutuhan Damkar di tiga wilayah jangkauan itu, kata dia, akan diusulkan secara bertahap. Pada tahun anggaran 2019, pihaknya akan mengusulkan pengadaan Damkar untuk wilayah Suoh dan Bandarnegeri Suoh. Pertimbanganya karena kedua kecamatan itu jauh dari jangkauan ibukota kabupaten. Kemudian penduduknya sudah ramai. 

Kemudian target berikutnya pada tahun anggaran 2020 dan seterusnya akan mengusulkan bagi wilayah jangkauan lainya.

 

 

 

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR