LIWA (Lampost.co) -- Pemkab Lampung Barat bersama Polinela segera akan mengimplementasikan rencana kerja sama dalam hal pengembangan dan peningkatan sumber daya manusia (SDM), sebagaimana yang telah dituangkan dalam MoU yang telah dilaksanakan beberapa bulan lalu.

Sekretaris Bappeda Lampung Barat Agustanto Basmar mendampingi Kepala Bappeda Okmal, Senin (4/6/2018), menjelaskan hasil rapat pihaknya yang juga diikuti perwakilan dari Balitbang Lambar bersama jajaran Direktur Polinela pada akhir Mei lalu yakni telah menghasilkan beberapa poin penting.



Pertama membahas rencana kerangka implementasi kerajsama Polinela dengan Pemkab Lambar untuk tahun 2018-2020. Kemudian rencana kegiatan hilirisasi yaitu kegiatan Polinela di wilayah Lambar di tahun 2018 ini dan rencana  Praktek Kerja Nyata (PKN) bagi mahasisa Polinela tahun 2018 yang dilaksanakan di Lambar.

Untuk kerangka implementasi, kata dia, Pemkab bersama Polinela akan melaksanakan program centre coffe and learning yang akan dibagi menjadi tiga tahapan. Pertama upaya peningkatan SDM Lambar melalui short course petani kopi (hulu), short course lembaga bisnis kopi, short course industrialisasi kopi dan beasiswa anak petani kopi asal Lambar (TOR).

Kemudian tahap kedua melalui penguatan kelembagaan kopi melalui fokus group discussion kopi Lampung Barat, output rekomendasi kopi, pusat kajian produksi kopi (hulu) TOR, pusat kajian kelembagaan antara (level 2), pusat kajian kelembagaan hilir (industri kopi).

Mengenai informasi Lampung Barat sebagai centre coffe and learning, lanjutnya, yaitu direncanakan akan adanya pembentukan tim penyusun studi studi kelayakan program studi diluar kampus utama (PSDKU). Kemudian pembentukan tim penyusun proposal PSDKU kopi dan lain sebagianya.

Implementasi kerajsama Polinela dan Lambar tentang centre coffe and learning untuk 2018-2019 itu telah dituangkan dalam Renstra dan PPAS Balitbang Lambar 2019.

Lalu untuk rencana PKN bagi mahasiswa Polinela itu, lanjutnya, akan terfokus pada bidang ilmu produksi perkebunan dan ilmu teknologi pembenihan sebanyak 70 orang. Adapun lokasi yang direncanakan yaitu dipusatkan di 5 pekon dalam wilayah Kecamatan Airhitam dan Kebuntebu. Untuk kerja sama penempatan kegiatan PKN mahasiswa Polinela, Pemkab telah mengalokasikan bantuan anggaran melalui DPA Balitbang Lambar sebesar Rp40 juta.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR