LIWA (Lampost.co) -- Kabupaten Lampung Barat akan menerima penghargaan berupa sertifikat eliminasi malaria yang akan diserahkan oleh Menteri Kesehatan di Bali pada 13 Mei mendatang.

Sekretaris Dinas Pendidikan Lampung Barat Suhendrawati mendampingi kadis Paijo, Kamis (9/5/2019), mengatakan penghargaan itu rencananya akan diterima oleh Sekkab mewakili bupati.



Penghargaan berupa sertifikat eliminasi malaria itu diberikan berdasarkan hasil program penilaian yang dilaksanakan oleh Kemenkes di bulan Oktober tahun lalu. Dimana dalam penilaian, Lambar dinyatakan berhasil dan berhak untuk menerima sertifikat eliminasi malaria.

"Penilaian eliminasi malaria itu dilaksanakan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan dengan penilaian dilaksanakan selama kurun waktu 3 tahun berturut-turu," ujarnya.

Menurutnya, program eliminasi malaria adalah upaya untuk menghentikan penularan malaria disuatu wilayah tertentu dengan tujuan untuk kewaspadaan terhadap malaria.

Untuk mendapatkan sertifikat eleminasi malaria itu, kata Hera, maka ada sejumlah kreteria penilaian yang harus terpenuhi sebagai acuan standar penilaian eliminasi malaria.

"Adapun syaratnya diantaranya anual parasite incidence (API) yaitu kejadian malaria 1 per 1000 penduduk selama 3 tahun terakhir. Artinya jumlah penderita malaria dengan pemeriksaan laboraturium  positif terhadap populasi di wilayah tertentu dan waktu tertentu per 1000 penduduk," tambahnya.

 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR